10 Cara Mengurangi Bahaya Radiasi Ponsel

Jangan gunakan di daerah minim sinyal
Share ke teman kamu

Ponsel kini seolah tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Begitu pentingnya gadget satu ini hingga ada kalimat yang mengatakan bahwa ada lebih banyak ponsel ketimbang manusia di bumi kita saat ini. Ponsel sendiri memang banyak membantu kita melalui kehidupan yang kini serba cepat, namun rupanya alat yang sama juga beresiko membahayakan kesehatan.

Ponsel memancarkan gelombang frekuensi radio dimana tubuh kita nggak sanggup menyerap radiasi dari gelombang tersebut dan akan kesulitan untuk memprosesnya, sehingga dapat memicu beberapa gangguan organ. Satu studi menemukan bahwa 10 tahun penggunaan ponsel bisa meningkatkan resiko terkena kanker tumor hingga 290 persen. Menariknya, meningkatnya pertumbuhan tumor tersebut terjadi di sisi kepala yang paling sering bersentuhan dengan ponsel.

Jadi, penting bagi kita untuk menjaga kondisi tubuh dari bahaya radiasi ponsel. Berikut adalah 10 tips berguna yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi radiasi HP.

1. Jauhkan ponsel dari kepala

Jauhkan ponsel dari kepala

Jauhkan ponsel dari kepala

Headset bluetooth merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi paparan radiasi, mengingat alat satu ini bisa membuat pengguna menjaga jarak dari sumber radiasi. Tips ini memang sering didengar, namun cukup jarang dipraktekkan. Jika kamu malas menggunakan headset bluetooth, maka sebaiknya jangan menelepon terlalu lama dan gunakan loud speaker di awal-awal percakapan, ketika tingkat radiasi yang dipancarkan ponsel sedang tinggi-tingginya.

2. Jangan gunakan di daerah minim sinyal

Jangan gunakan di daerah minim sinyal

Jangan gunakan di daerah minim sinyal

Ketika penerimaan sinyal jelek banget, ponsel akan merespon dengan meningkatkan kekuatan pancaran sinyal yang diterima. Sebaiknya kamu tidak terlalu sering melakukan panggilan telepon di tempat yang penerimaan sinyalnya terbatas seperti tempat parkir bawah tanah, daerah terpencil yang jauh dari menara operator seluler, atau di dalam mobil (bahkan ketika mobil berhenti).

3. Berhati-hati di sekitar anak

Berhati-hati di sekitar anak

Berhati-hati di sekitar anak

Mengingat tubuh anak masih dalam proses perkembangan, mereka jauh lebih rentan dibanding orang dewasa terhadap efek negatif dari radiasi elektromagnetik. Orang tua harus menunda keputusan mereka memberikan anak ponsel pribadi, hingga saat di mana hal tersebut memang benar-benar dibutuhkan dan membatasi waktu anak untuk menggunakannya.

4. Hindari membeli alat anti-radiasi

Smartphone

Smartphone

Ada beberapa toko dan laman Internet yang menawarkan alat yang bisa melindungi ponsel dari radiasi elektromagnetik. Sayangnya, kebanyakan alat tersebut fungsinya tidak sesuai yang disebutkan. Hal ini telah dibuktikan melalui serangkaian ujian yang dilakukan oleh Badan Kesehatan Prancis (ANSES). Contohnya stiker anti-radiasi yang biasa ditempelkan di belakang ponsel tersebut sama sekali nggak punya efek mengurangi radiasi.

5. Usahakan baterai penuh

Usahakan baterai penuh

Usahakan baterai penuh

Pastikan ponselmu terus memiliki daya baterai yang cukup. Ketika indikator menunjukkan bahwa baterai mulai low, maka ponsel akan bekerja semakin keras untuk menangkap sinyal dari tower pemancar, yang berarti tingkat radiasi bakal semakin tinggi. Jadi saat kondisi ini sebaiknya kamu cukup berkomunikasi dengan sms atau chatting dan jangan menggunakan telepon.

6. Jangan menelepon sembil menyetir

Jangan menelepon sembil menyetir

Jangan menelepon sembil menyetir

Jangan melakukan panggilan ketika sedang berada di balik kemudi. Gerakan konstan berarti ponsel juga terus berusaha membuat kontak dengan menara pemancal sinyal terdekat, terus menerus, sembari meningkatkan frekuensi, hal ini berdampak pada tingginya tingkat radiasi. Namun dengan demikian bukan berarti kamu disarankan mengirimkan pesan teks ketika sedang berkendara. Sebaiknya kamu tidak melakukan apapun ketika mengemudi untuk alasan keselamatan.

7. Minimalisir penggunaan

Minimalisir penggunaan

Minimalisir penggunaan

Bicara lebih sedikit lewat telepon maka kamu juga akan mengurangi kadar radiasi. Hal ini mungkin emang sulit bagi beberapa orang, tapi akan lebih baik untuk berbicara langsung dengan yang bersangkutan dari pada lewat telpon. Awalnya mungkin kamu akan kesulitan, namun lambat laun kamu akan menyadari ketenangan ekstra yang didapat ketika tidak harus segera merespon panggilan atau pesan yang masuk.

8. Ponsel rendah radiasi

Ponsel rendah radiasi

Ponsel rendah radiasi

Gunakan ponsel dengan tingkat radiasi rendah. Ada banyak laman di Internet yang sudah membuat daftar lengkap 10 atau 20 ponsel terbaik dengan tingkat radiasi rendah, kamu bisa memilih salah satu di antaranya. Memang, ini tidak akan membuat kamu bebas dari radiasi elektromagentik, namun setidaknya bisa menurunkan resiko terkena penyakit berbahaya seperti tumor atau kanker.

9. Gunakan cara lama

Gunakan cara lama

Gunakan cara lama

Tidak ada salahnya menggunakan cara lama sembari bernostalgia dengan melakukan panggilan via telepon rumah. Mereka yang berusia di bawah 20 tahun mungkin akan menolak mentah-mentah usulan ini, namun telepon yang tersambung lewat jalur darat tidak memancarkan radiasi pada tubuh. Lakukan ini sesering mungkin untuk mencegah otak terkena radiasi yang berbahaya.

10. SMS

SMS

SMS

Kirimlah pesan singkat berupa teks jika keadaan memang memungkinkan. Fungsi pengiriman pesan akan membuat ponsel melakukan kontak minimal dengan menara operator seluler dan itu membuat tingkat radiasi yang dipancarkan lebih kecil. Selain itu, memang jauh lebih baik ketika ponsel berada jauh dari tubuh.





Baca Juga

Share ke teman kamu

One thought on “10 Cara Mengurangi Bahaya Radiasi Ponsel

  1. Terimakasih banyak atas artikelnya, semoga dengan banyaknya artikel yang memuat tentang dampak radiasi elektromagnetik, masyarakat kita semakin sadar dan bijaksana dalam menggunakan perangkat telekomunikasi digitalnya.

    Salam sehat selalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *