10 Jenis Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil

Buah
Share ke teman kamu

Banyak dokter bilang kalau hamil bukan penyakit, jadi sebenarnya kamu tetap bisa makan semua jenis makanan. Akan tetapi ada beberapa makanan yang memang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara intens. Pun demikian, ada pula jenis makanan yang dianjurkan untuk banyak dikonsumsi ibu hamil karena mengandung nutrisi dan zat-zat yang baik bagi janin. Nah, kalau kamu sekarang sedang dalam masa kehamilan, ada baiknya kamu makan 10 jenis makanan yang baik dikonsumsi ibu hamil ini secara rutin.

1. Telur

Telur

Telur

Selain mengandung lebih dari 12 vitamin dan mineral, telur mengandung banyak protein berkualitas yang dibutuhkan ibu hamil. Telur juga kaya akan kolin, yang dapat mendukung keseluruhan pertumbuhan dan kesehatan otak bayi, sekaligus membantu mencegah cacat tabung saraf. Beberapa telur bahkan mengandung omega 3 yang penting bagi perkembangan otak dan pengelihatan bayi. Merek telur yang mengandung omega 3 biasanya sudah tertera dalam label. Ketika kamu malas untuk masak, telur rebus atau telur orak-arik bisa dijadikan alternatif pengganjal perut yang efektif.

2. Salmon

Salmon

Salmon

Salmon adalah ikan yang mengandung protein berkualitas tinggi, sekaligus sebagai sumber omega 3 terbaik. Salmon juga memiliki kandungan lemak yang baik untuk perkembangan bayi. Ikan untuk bahan dasar sushi ini juga bisa membantu meningkatkan mood kamu saat hamil. Berbeda dengan ikan todak, king mackere, hiu, dan tilefish yang memiliki kandungan methyl mercury tinggi, salmon memiliki kandungan methyl mercury yang rendah. Methyl mercury adalah sebuah senyawa yang dapat membahayakan perkembangan syaraf pada bayi. Batas konsumsi salmon hanya 12 ons per minggunya,

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan

Kacang-kacangan

Kacang hitam, buncis, kacang panjang, dan masih banyak kacang-kacangan lainnya mengandung serat dan protein yang paling banyak dari segala jenis sayur lainnya. Protein memang sangat dibutuhkan dalam masa kehamilan, tetapi serat juga juga sangat dibutuhkan. Serat di sini dibutuhkan untuk membantu melancarkan pencernaan, karena ketika hamil, saluran pencernaan kamu pasti melambat. Kacang-kacangan ini juga kaya akan nutrisi yang bagus untuk masa kehamilan.

4. Yogurt Yunani

Yogurt Yunani

Yogurt Yunani

Berbeda dengan yogurt pada umumnya, yogurt yunani memiliki kandungan protein 2 kali lebih tinggi dibanding yogut biasa. Perlu kamu tahu kalau ternyata segala jenis yogurt adalah menu wajib untuk diet kehamilan karena memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Saat hamil, kamu memang membutuhkan kalsium dalam jumlah yang banyak.

Penting untuk kamu pahami bahwa selama masa kehamilan kamu harus memastikan bahwa segala kebutuhan gizi bayi harus terpenuhi tanpa harus mengorbankan kesehatan kamu sendiri. Kalsium dalam jumlah banyak ini membantu untuk menjaga kondisi tulang kamu dan menjaga kerangka bayi tetap sehat.

5. Kenari

Kenari

Kenari

Menurut ahli diet Kate Geagan, kacang kenari adalah salah satu sumber makanan yang kaya akan omega 3 nabati. Gunakan kenari sebagai makanan camilan kamu atau bisa juga mencampurkannnya dalam salad. Meskipun omega 3 nabati tidak memiliki kandungan banyak DHA untuk bayi kamu, akan tetapi kenari masih memiliki sumber protein dan serat yang baik untuk kamu, ataupun bayi dalam kandunganmu.



6. Sayuran hijau

Sayuran hijau

Sayuran hijau

Sayuran hijau yang baik dikonsumsi ibu hamil adalah sayuran dengan warna hijau tua. Beberapa di antaranya yaitu bayam, kubis, lobak Swiss, dan sayuran berdaun hijau lainnya. Sayuran hijau kaya akan serat dan nutrisi, termasuk vitamin A, C, dan K, serta folat yang sangat penting untuk bayi. Tidak hanya itu, sayuran hijau baik untuk kesehatan mata kamu.

7. Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak

Daging tanpa lemak

Daging adalah sumber protein tinggi yang baik, khususnya daging tanpa lemak. Saat kamu memutuskan untuk mengkonsumsi daging, sebaiknya belilah daging merah dengan persentase bebas lemak 95 – 98 persen. Saat hamil, jangan makan daging deli (seperti ham, kalkun, daging asap, dan bologna) atau hot dog. Kecuali jika jenis daging ini dipanaskan hingga mengepul dengan suhu tertentu. Mengkonsumsi daging deli atau hot dog memungkinkan adanya resiko terkena bakteri dan parasit, seperti listeria, toxoplasma, atau salmonella pada bayi dalam kandungan kamu.

8. Buah

Buah

Buah

Saat hamil makanlah banyak buah-buahan dan sayuran berwarna hijau, merah, oranye, kuning, ungu, dan putih untuk mencukupi kebutuhan nutrisi kamu. Setiap jenis warna pada sayur ini akan memberikan kandungan vitamin dan mineral yang berbeda pada tubuh.

Keuntungan lain yang kamu dapatkan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran adalah, saat tahap akhir kehamilan, bayi bisa merasakan rasa makanan yang kamu makan melalui cairan ketuban. Jadi, jika kamu mengkonsumsi banyak buah dan sayur, ini memungkinkan mereka untuk mengenali rasa buah dan sayur ketika sudah lahir nanti.

9. Popcorn dan biji-bijian lain

Popcorn

Popcorn

Popcorn adalah camilan yang sering menjadi teman untuk nonton film. Tetapi siapa sangka kalau ternyata popcorn ini juga bagus dikonsumsi saat masa kehamilan. Popcorn termasuk dalam varietas biji-bijian, dimana biji-bijian ini penting selama masa kehamilan, karena mereka tinggi serat dan nutrisi, termasuk vitamin E, selenium, dan fitonutrien (senyawa tanaman yang berfungsi melindungi sel). Selain popcorn jenis biji-bijian yang dapat kamu konsumsi adalah oatmeal dan quinoa gandum.

10. Ubi

Ubi

Ubi

Jangan remehkan makanan pokok bangsa kita saat masa-masa penjajahan ini, karena ternyata ubi memiliki kandungan zat yang baik dikonsumsi oleh ibu hamil. Warna orange pada ubi jalar didapat dari karotenoid, pigmen tumbuhan yang dikonversi menjadi vitamin A dalam tubuh kita.

Karotenoid dalam ubi jalar berbeda dengan karotenoid yang ditemukan pada sumber-sumber hewani seperti hati, susu, dan telur. Hal ini karena karotenoid dalam ubi jalar akan dikonversi menjadi vitamin A hanya jika diperlukan sehingga tidak menimbulkan kelebihan vitamin A yang membahayakan. Ubi jalar juga merupakan sumber vitamin C, folat, dan serat.







Baca Juga

Share ke teman kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *