10 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Hamil

9. Makanan tinggi kadar gula dan pemanis buatan
Share ke teman kamu

Masa kehamilan adalah masa-masa yang paling ditunggu oleh setiap wanita. Momen ini adalah momen yang paling membahagiakan bagi setiap wanita karena itu tanda mereka akan menjadi seorang ibu. Oleh karena itu, saat masa kehamilan wanita harus benar-benar menjaga kondisi tubuhnya dengan istirahat yang cukup, dan juga menghindari hal-hal yang memicu stress.

Selain beristirahat yang cukup, ibu hamil juga harus menjaga asupan makanan mereka. Ada makanan yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil dan juga ada makanan yang dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil. Kali ini kami akan menbahas tentang makanan apa saja yang tidak seharusnya dikonsumsi oleh ibu hamil. Jenis makanan yang menjadi pantangan untuk ibu hamil berbeda-beda tergantung dari masa kehamilan tersebut. Namun ada juga makanan yang memang menjadi pantangan dikonsumsi selama 9 bulan masa kehamilan. Berikut daftar 10 makanan yang harus dihindari saat hamil.

1. Ikan mentah

1. Ikan mentah

1. Ikan mentah

Meskipun sushi itu termasuk salah satu makanan terlezat di dunia. Sorry ibu hamil, makanan ini big no no buat kamu! Ikan mentah dapat terkontaminasi dengan salmonella dan bakteri pembawa penyakit lainnya yang dapat menyebabkan keguguran, atau kelahiran prematur. Selain ikan, hindari juga untuk mengkonsumsi tiram, kerang, dan remis yang mentah.

Cara mnghindari bakteri yang akan mengkontaminasi ikan adalah menyimpan ikan dalam kulkas dengan suhu di bawah 40 derajat Fahrenheit. Kemudian baru masak ikan tersebut sampai matang, tidak boleh ada sisa daging ikan yang masih berwarna kemerahan.

2. Kafein

2. Kafein

2. Kafein

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Negara Denmark dan tercantum dalam American Journal of Epidemiology, “Wanita hamil yang minum delapan atau lebih cangkir kopi dalam sehari bisa mengalami resiko kematian janin, aborsi spontan, dan bayi meninggal saat dilahirkan.” Kafein juga dapat meningkatkan detak jantung bagi ibu hamil dan janin yang sedang ada dalam kandungan.

3. Alkohol

3. Alkohol

3. Alkohol

Dalam keseharian saja alkohol jelas-jelas tidak disarankan untuk dikonsumsi, apalagi dalam kondisi hamil. Ingatlah ketika kamu minum bir atau anggur, bayi kamu juga ikut minum melalui plasenta. Kondisi pralahir yang terkena paparan alkohol dapat menyebabkan kondisi Fetal Alcohol Syndrome, yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam janin. Bahaya fatal alkohol juga dapat menyebabkan kerusakan otak pada bayi.

Baca juga: 10 Tips Melahirkan Anak Jenius Untuk Ibu Hamil

4. Buah dan sayur yang tidak dicuci, serta sayuran mentah

4. Buah dan sayur yang tidak dicuci, serta sayuran mentah

4. Buah dan sayur yang tidak dicuci, serta sayuran mentah

Selama masa kehamilan, mencuci buah dan sayuran sebelum dimakan adalah proses yang sangat penting. Kalau biasanya kamu mencuci asal-asalan, kali ini kamu harus mencucinya hingga benar-benar steril. Hindari juga makan sayuran mentah seperti kecambah atau salad yang dapat membawa bakteri listeria. Sebelum mengkonsumsi buah atau sayuran, cucilah dengan dengan air hangat atau sabun untuk menghilangkan bakteri yang ada dalam kedua makanan tersebut.

5. Keju lunak

5. Keju lunak

5. Keju lunak

Saat ini segala jenis produk susu kebanyakan telah mengalami proses pasteurisasi, sebuah proses di mana susu dipanaskan sampai suhu 60 derajat Celcius untuk membunuh bakteri-bakteri sebelum dikemas dan dijual di swalayan. Tetapi ternyata tidak semua produk olahan susu mengalamai proses pasteurisasi seperti keju brie, feta, gorgonzola, camembert, dan roquefort. Beberapa jenis keju ini sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil.



6. Ikan dengan kandungan zat berbahaya

6. Ikan dengan kandungan zat berbahaya

6. Ikan dengan kandungan zat berbahaya

Ternyata beberapa jenis ikan memiliki kandungan zat yang berbahaya untuk tubuh. Kandungan zat yang banyak ditemui pada ikan adalah merkuri. Merkuri diberikan pada ikan untuk membuat tampilan mereka lebih menarik sehingga warna sisik bisa menjadi lebih mengkilap. Namun ternyata ada juga ikan yang memang secara alami memiliki kandungan merkuri, seperti ikan tengiri atau ikan todak.

7. Nanas

7. Nanas

7. Nanas

Secara medis, buah nanas termasuk jenis makanan yang dilarang untuk ibu hamil, terutama nanas muda. Buah nanas memiliki kandungan zat bromelain yang menyebabkan leher rahim melunak, sehingga Rahim tidak dapat menyangga janin dengan baik, akhirnya terjadilah keguguran. Selain itu, nanas memiliki kandungan alkohol yang dapat membuat perut ibu hamil menjadi panas dan juga gatal-gatal. So, saat makan rujak pastikan kamu menyisihkan buah nanas di tepi piring ya!

8. Sayur dengan rasa pahit

8. Sayur dengan rasa pahit

8. Sayur dengan rasa pahit

Beberapa jenis sayur memiliki jenis rasa pahit tetapi sangat lezat ketika dikonsumsi dengan nasi panas, seperti misalnya daun pepaya, pare, dan daun katuk. Jenis sayuran ini sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil karena sayuran dengan rasa pahit bersifat dingin, sehingga dapat menyebabkan janin bisa meninggal dalam rahim. Sayur dengan rasa pahit juga mengandung kina yang dapat menyebabkan rahim menyusut dan potensi keguguran.

9. Makanan tinggi kadar gula dan pemanis buatan

9. Makanan tinggi kadar gula dan pemanis buatan

9. Makanan tinggi kadar gula dan pemanis buatan

Kamu pecinta makanan manis? Saat hamil sebaiknya kamu tidak mengkonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi dan juga makanan yang mengandung pemanis buatan. Makanan dengan kadar gula tinggi seperti cake, kue kering, dan lain-lain dapat membuat bayi dalam rahim obesitas karena kelebihan glukosa. Selain itu, makanan berkadar gula tinggi dapat memicu terjadinya komplikasi pada sang ibu. Sedangkan pemanis buatan dapat menyebabkan gangguan saraf, kerusakan paru-paru, hingga kanker saluran kemih pada bayi.

10. Daging mentah

10. Daging mentah

10. Daging mentah

Ketika hamil, kamu dilarang untuk mengkonsumsi daging mentah atau daging setengah matang. Sebaiknya masak daging dan unggas secara menyeluruh atau hingga matang penuh, di mana sudah tidak ada lagi warna merah muda pada daging dan sisa darah. Food Standards Agency (FSA) juga menyarankan agar ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dingin (ham, kalkun, daging sapi panggang, hot dog, bologna, prosciutto, pate, dan lain-lain) karena daging ini tidak dimasak dan mengalami proses fermentasi, sehingga memiliki kandungan toksoplasmosis yang dapat menyebabkan parasit.

Nah, itu tadi 10 jenis makanan yang harus dihindari ibu hamil. Ingat, saat hamil kamu sidah tidak sendiri lagi melainkan ada si kecil yang ada di dalam rahim kamu. Maka bijaklah saat memilih makanan demi kesehatan kalian berdua.







Baca Juga

Share ke teman kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *