10 Makanan Penambah Berat Badan Bayi

Kentang
Share ke teman kamu

Hadirnya buah hati di dalam sebuah rumah tangga memang merupakan sebuah anugerah dan juga impian setiap pasangan suami istri. Setelah melewati masa membahagiakan selama sembilan bulan kehamilan, tangisan bayi adalah yang paling dinanti-nanti setiap pasangan. Setelahnya, mengikuti tumbuh kembang bayi hingga menjadi balita, anak-anak hingga dewasa tentu menjadi PR selanjutnya.

Namun dalam tumbuh kembang bayi dari lahir hingga menjadi balita, yang penting untuk diingat adalah bagaimana asupan yang diberikan akan berdampak pada perkembangan bayi itu sendiri. Dalam 6 bulan pertama, ASI adalah asupan yang wajib diberikan untuk bayi. Lantas, setelah melewati masa ASI eksklusif, bagaimana cara ibu membuat berat badan bayi bertambah dan sesuai dengan grafik berat badan yang ideal?

Hal tersebut bisa didapatkan dengan memberi makanan yang tepat agar berat badan bayi ideal. Apa saja makanan penambah berat badan bayi yang dimaksud? Mari temukan jawabannya di bawah ini.

1. Pisang

Pisang

Pisang

Pisang adalah sumber karbohidrat dan energi yang tepat untuk diberikan sebagai makanan penambah berat badan bayi. Pilihlah jenis pisang yang matang dan manis agar si kecil bisa nyaman ketika menyantapnya. Selain disajikan dalam bentuk potongan, kamu juga bisa memberikan olahan pisang seperti puree, milkshake atau sekedar dihancurkan dengan sendok saja. Berikan satu atau setengah buah pisang setiap harinya.

2. Alpukat

Alpukat

Alpukat

Tidak hanya terkenal sebagai sumber lemak baik, alpukat juga bisa menjadi pilihan makanan untuk menambah berat badan bayi. Buah ini boleh diberikan untuk bayi di atas usia 6 bulan. Tidak hanya kaya akan serat, alpukat juga rendah lemak jenuh. Hancurkan dan campurkan alpukat dengan susu, tanpa susu juga oke. Jadikan menu puree sebagai menu alternatif si kecil ya. Jika sudah lebih dari usia satu tahun, alpukat boleh diberikan dalam bentuk milkshake atau smoothies.

3. Ubi manis

Ubi manis

Ubi manis

Ubi manis kaya akan gula dan juga beta karoten, selain itu memiliki lemak jenuk yang sangat rendah, tinggi serat dan juga mengandung magnesium potassium, vitamin B6, A dan juga C. Kamu bisa memberikan ubi manis dengan berbagai macam olahan seperti dikukus lalu dihancurkan dengan sendok, dicampur dengan susu, diolah dengan keju dan susu, sebagai sup dan lain-lainnya.

4. Telur

Telur

Telur

Telur adalah sumber protein yang bagus untuk si kecil. Kamu bisa memberikan makanan olahan kuning telur ketika si kecil menginjak usia delapan bulan karena putih telur diyakini bisa memberi alergi pada si kecil. Saat usia bayi memasuki usia satu tahun kamu bisa memberikan telur utuh (campuran kuning dan putih telur). Telur bisa diolah menjadi telur rebus, telur orak-arik, pancake, atau pudding. Kamu bisa dengan mudah mencari resep yang cocok untuk dikonsumsi oleh anak-anak.



5. Kentang

Kentang

Kentang

Selain nasi (yang biasa diolah menjadi tim untuk MPASI), kentang juga merupakan sumber karbohidrat dan energi yang cocok untuk si kecil. Selain itu, kentang juga bisa membuat berat badan si kecil meningkat, namun tidak overweight asal diberikan dengan porsi dan takaran yang tepat. Bagaimana mengolah kentang menjadi panganan yang enak untuk si kecil? Coba saja buat kentang tumbuh dengan keju (potato cheese mash).

6. Pir

Pir

Pir

Buah pir bisa menjadi salah satu makanan padat yang dapat kamu berikan pada si kecil untuk membantu menaikkan berat badan. Makanan penambah berat badan bayi ini kaya akan zat besi dan juga sumber serat, vitamin B6 dan juga vitamin C yang baik. Kamu bisa memberikan buah pir dengan olahan seperti puree, campuran apel dan kayu manis serta pir puree. Atau kamu juga bisa memberikan pir dengan pancake jika si kecil sudah berumur lebih dari delapan bulan.

7. Keju

Keju

Keju

Di Indonesia memang tidak umum memberikan keju pada bayi, namun tahukah kamu bahwa ternyata keju bisa jadi makanan yang bisa meningkatkan berat badan si kecil? Keju baru boleh diberikan ketika si kecil sudah berusia di atas delapan bulan.

Kaya dengan fosfor, kalsium dan selenium menjadikan keju makanan yang patut kamu berikan untuk si kecil jika berat badannya belum ideal. Potong kecil-kecil dan campur dengan salad buah segar adalah opsi menu makanan yang cocok jika kamu ingin memberi keju untuk si kecil.

8. Oat

Oat

Oat

Secara tidak langsung ternyata oat sangat baik untuk dijadikan makanan penambah berat badan bayi. Oat memiliki lemak jenuh yang rendah, rendah kolesterol, kaya akan mangan, magnesium, thiamine dan juga fosfor yang baik untuk bayi. Kamu bisa mengolah oat menjadi bubur oat, pancake oat atau juga mencampur dengan buah-buah yang pas.

9. Daging ayam

Daging ayam

Daging ayam

Kamu bisa mulai memperkenalkan si kecil dengan daging ayam ketika dia berusia di atas 8 bulan. Jika diberikan dengan tepat, daging ayam bisa menjadi sumber niacin, magnesium, fosfor, vitamin B6 dan B12 serta kolesterol baik. Kamu bisa memberikan menu ayam sekali dalam seminggu. Olahan seperti sup, nasi ayam, dan ayam kukus bisa jadi opsi-opsi menu si kecil.

10. Susu

Susu

Susu

Tentu saja, susu adalah asupan penting untuk si kecil, apalagi jika masih di bawah usia dua tahun. ASI, susu formula atau jenis susu lainnya yang aman bisa kamu berikan untuk si kecil untuk menambah berat badannya.

Nah, tidak bingung lagi kan mencari makanan yang bisa kamu berikan untuk si kecil yang berat badannya belum ideal. Pilih makanan yang sehat dengan porsi yang tepat, jangan berlebih atau kurang.







Baca Juga

Share ke teman kamu

4 thoughts on “10 Makanan Penambah Berat Badan Bayi

  1. Sumpah menolong banget ulasannya, dari dulu ikhtiar pake bahan kimia akan tetapi
    belum kelihatan efeknya. Sekarang pengen mencoba menggunakan cara alami, bersyukur sekali ketemu artikel ini.

    Jadi tertolong banget

  2. saya punya cucu usia 1th 7 bln dg berat badan 6kg apa yg harus saya perbuat, sedang wkt hamil ank saya cukup asupannya, wkt lahir cucu saya dg brat 3,5kg, kenapa ya? Saat ni msh asi dg susu pendampin S26, apa ada yg salahkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *