Aneka Top 10

Ikuti

Iklan

10 Makanan yang Mengandung Asam Folat (Vitamin B9)

Bagikan

Untuk menjaga tubuh tetap sehat, terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan. Salah satu di antaranya adalah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang, yaitu makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan tubuh untuk bisa bekerja. Salah satu zat tersebut adalah asam folat, yang merupakan bentuk sintetis dari Vitamin B9. Vitamin jenis ini tidak dapat disimpan di dalam tubuh.

Jika tubuhmu memiliki kelebihan asam folat, maka kelebihan tersebut akan dibuang bersama urin. Itulah sebabnya dianjurkan untuk kamu secara rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung jenis vitamin yang satu ini. Asam folat memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, seperti mencegah anemia, gagal ginjal dan penyakit hati. Selain itu, asam folat juga sangat baik bagi kamu yang sedang hamil karena dapat mencegah kecacatan pada otak dan tulang belakang janin serta mencegah terjadinya keguguran.

Tidak hanya itu, asam folat juga memiliki kemampuan untuk mencegah berbagai penyakit kanker termasuk kanker leher rahim dan kanker usus besar. Kekurangan asam folat dapat menyerang siapa saja. Namun sebagian besar penderitanya tidak menyadari bahwa mereka mengalami hal tersebut.

Untuk bisa mendapatkan manfaat asam folat yang dijelaskan sebelumnya, ada baiknya jika kamu mulai memasukkan 10 makanan yang mengandung asam folat berikut ini ke dalam menu harian kamu. Apa saja makanan yang mengandung asam folat tersebut? Yuk, simak ulasan berikut ini!

1. Bayam

Iklan
Bayam
Bayam

Bayam adalah salah satu jenis sayuran yang mengandung vitamin B kompleks, thiamin, pyridoxine, riboflavin dan asam folat.  Karena kandungannya ini, bayam sangat baik dikonsumsi untuk mendukung kehamilan dan mencegah terjadinya cacat syaraf pada otak dan tulang belakang bayi. Tidak hanya itu, bayam juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan mencegah terjadinya kelainan jantung.

2. Brokoli

Brokoli
Brokoli

Di dalam brokoli terdapat kalsium, asam folat dan Vitamin C yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Bagian yang dapat dimakan dari sayur ini adalah bagian daging sayuran yang berbentuk seperti bintik-bintik kecil yang berwarna hijau. Bagi kamu yang sedang hamil, mulailah untuk memasukkan sayuran ini ke dalam menu harian untuk dapat menunjang masa kehamilan kamu.

3. Selada

Iklan
Selada
Selada

Sayuran lain yang dapat memenuhi kebutuhan asam folat adalah selada. Kandungan asam folat tersebutlah yang membuat sayuran segar ini memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan jantung, dan mencukupi nutrisi ibu hamil untuk melindungi syaraf juga tulang belakang bayi. Kamu bisa mengkonsumsi selada secara langsung atau memenjadikannya sebagai bahan salad.

4. Alpukat

Alpukat
Alpukat

Alpukat adalah buah yang kaya akan vitamin yaitu Vitamin K, Vitamin C, Vitamin E dan Vitamin B9 (asam folat). Kandungan-kandungan ini, terutama asam folat, memberi alpukat kemampuan untuk mencegah penyakit jantung. Alpukat juga tinggi akan kalsium yang sangat baik untuk pertumbuhan.

5. Pisang

Iklan
Pisang
Pisang

Buah lain yang bermanfaat untuk memenuhi kandungan asam folat adalah pisang. Dengan mengkonsumsi satu buah pisang, kamu telah memenuhi 6% kebutuhan tubuhmu akan asam folat. Sama halnya dengan makanan tinggi asam folat lain, pisang memiliki kemampuan mencegah kelainan pada janin, mencegah penyakit jantung dan mencegah kanker. Selain itu, pisang juga memiliki kandungan vitamin B6 yang bermanfaat untuk mengurangi pembengkakan yang biasanya dialami ibu hamil. Pisang juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi sel darah putih dan sel darah merah.

6. Persik

Persik
Persik

Selain alpukat dan pisang, buah persik juga ampuh untuk melawan kekurangan asam folat. Di dalam buah ini terdapat beberapa sumber nutrisi seperti zat besi, mangan, kalsium, dan seng serta berbagai jenis vitamin seperti Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin C, Vitamin E dan tidak ketinggalan Vitamin B9 (asam folat). Jika kamu sedang hamil, jadikanlah buah ini sebagai pelengkap asupan gizi kamu untuk menjaga kesehatan janin.

7. Kentang

Iklan
Kentang
Kentang

Kentang adalah makanan tinggi karbohidrat yang juga kaya akan asam folat. Beberapa nutrisi lain yang terkandung dalam kentang meliputi protein, Vitamin B6, asam folat, Vitamin C, Vitamin B1, dan magnesium. Cara penyajian kentang terbaik adalah dengan cara direbus. Selain asam folat, Vitamin B6 yang terkandung di dalam kentang ternyata memiliki kemampuan untuk mendukung proses pembentukan sel-sel darah merah, membentuk sistem imun, dan memperlancar proses metabolisme lemak dalam tubuh.

8. Kacang almond

Kacang almond
Kacang almond

Salah satu jenis kacang yang menawarkan banyak sekali manfaat adalah kacang almond. Kacang yang memiliki rasa lezat dan sangat cocok untuk camilan ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Dalam 30 gram kacang almond terdapat 6 gram karbohidrat, 7 gram protein, 4 gram serat, 17 gram lemak sehat, dan 200 kalori.

Kelebihan lain dari kacang almond adalah tidak mengandung kolesterol. Asam folat yang tinggi di dalamnya akan membantu para ibu hamil menjaga kesehatan janin agar terhindar dari spina bifida atau gangguan kelumpuhan, yang disebabkan perkembangan syaraf tulang belakang yang tidak sempurna.

Iklan

9. Ikan salmon

Ikan salmon
Ikan salmon

Saat hamil, kamu disarankan untuk mengkonsumsi ikan salmon karena kandungan asam folatnya yang tinggi, yaitu kurang lebih 87 mcg. Mengonsumsi ikan salmon secara rutin dapat membantu menjaga pertumbuhan janin dan menghindari resiko terjadinya kelainan. Ikan salmon memang seringkali disajikan mentah, tapi hal ini tidak disarankan untuk para ibu hamil. Hal ini karena ikan salmon yang mentah mengandung kuman dan bakteri yang justru membahayakan janin.

10. Hati ayam

Hati ayam
Hati ayam

Hati ayam merupakan satu bahan makanan yang termasuk ke dalam daftar makanan tinggi asam folat. Di dalam 100 gram hati ayam, terkandung 578 mikrogram asam folat. Tidak hanya itu, hati ayam juga mengandung protein, lemak, sodium dan di dalamnya sama sekali tidak terdapat karbohidrat. Selain baik untuk ibu hamil dan janin, asam folat juga dapat mempercepat pembentukan sel-sel baru yang lebih sehat yang berfungsi untuk mencegah anemia.

Iklan

Bagikan

Terbaru

Iklan