Aneka Top 10

Ikuti

Iklan

10 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi dan Menyehatkan

Bagikan

Tubuh lemas, mudah lelah, dan cepat mengantuk adalah tanda-tanda tubuh kamu sedang kekurangan karbohidrat. Selama ini, karbohidrat dipercaya sebagai sumber tenaga bagi tubuh untuk melakukan aktivitas harian. Tetapi karena banyaknya kasus obesitas, karbohidrat secara sepihak dituding sebagai penyebab tingginya epidemi obesitas. Padahal junk food dan makanan dengan kadar gula tinggi juga menjadi salah satu pemicu obesitas lho.

Banyak juga perempuan yang menghindari konsumsi karbohidrat demi menjaga berat badan. Padahal tak semua makanan berkarbohidrat tinggi buruk untuk berat badan atau musuh bagi para pelaku diet. Di Indonesia sendiri, karbohidrat selalu dikaitkan dengan nasi putih, padahal sumber karbohidrat bukan cuma dari nasi saja lho. Masih banyak bahan makanan lain yang tinggi akan karbohidrat.

Ingin kenyang tapi malas menimbun lemak? Kamu bisa mencoba memenuhi asupan karbohidrat dalam tubuh dengan menggunakan kesepuluh makanan yang mengandung karbohidrat tinggi berikut ini.

1. Pisang

Pisang
Pisang
Iklan

Buah berwarna kuning ini mengandung 23% karbohidrat dalam bentuk pati atau gula. Pisang hijau yang belum matang mengandung pati yang tinggi, kemudian pati ini berubah menjadi gula saat pisang mulai matang dan berwarna kuning.

Pisang juga tinggi akan kandungan kalium yang dapat membantu mengatur tekanan darah, dan meningkatkan kualitas kesehatan jantung. Itulah mengapa buah pisang sering dijadikan sebagai pengganti nasi untuk sarapan oleh para pelaku diet. Males sarapan tapi pengen kuat di tempat kerja? Ganti sarapan kamu dengan buah pisang yang banyak manfaatnya.

2. Oats

Oats
Oats

Oats mungkin merupakan makanan berbahan gandum yang paling sehat di bumi. Mereka kaya akan sumber vitamin, mineral, dan antioksidan. Oat mentah mengandung 66% karbohidrat dan 11% serat larut yang disebut sebagai beta-glucan.

Dengan mengkonsumsi oats, kamu bisa mengurangi risiko penyakit jantung karena makanan yang mengandung karbohidrat ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan serat yang tinggi juga bisa membantu kamu keyang lebih lama, sehingga cocok digunakan sebagai menu makan untuk diet.

Iklan

3. Ubi

Ubi
Ubi

Ubi merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia di beberapa daerah. Ubi jalar yang dikukus mengandung sekitar 18 sampai 21% karbohidrat. Karbohidrat yang terkandung dalam ubi terdiri dari pati, gula, dan serat.

Ubi jalar juga kaya akan antioksidan, vitamin A (beta-karoten), vitamin C dan kalium. Antioksidan dalam ubi dapat membantu mengurangi kerusakan oksidatif yang terjadi dalam tubuh.

4. Buckwheat

Buckwheat
Buckwheat
Iklan

Buckwheat atau soba adalah tanaman yang dibudidayakan untuk diambil bijinya seperti gandum. Soba diolah menjadi butiran lembut seperti gandum, tepung mi, atau digunakan dalam teh. Soba dapat diolah dalam berbagai cara serupa dengan mengolah beras.

Soba mengandung 71,5% karbohidrat, ia juga kaya akan kandungan serat dan protein. Menggunakan soba sebagai salah satu asupan karbohidrat dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengontrol gula darah.

5. Apel

Apel
Apel

Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi lainnya adalah buah apel. Apel adalah buah yang kaya manfaat dan sangat dianjurkan untuk program diet. Ini juga bukan tanpa alasan, karena ternyata buah ini memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi, yaitu antara 13 sampai 15%. Makanan yang mengandung karbohidrat ini juga kaya akan vitamin, mineral, vitamin c, dan antioksidan tinggi. Selain itu, apel juga kaya serat dan rendah kalori sehingga dapat kamu jadikan sebagai camilan saat lapar.

6. Bit

Iklan
Bit
Bit

Bit adalah jenis umbi-umbian berwarna merah keunguan. Tanaman ini banyak digunakan sebagai pewarna makanan dan tanaman obat. Sejak abad pertengahan, tanaman ini banyak digunakan untuk pengobatan penyakit yang berhubungan dengan pencernaan dan darah.

Bit yang dimasak maupun yang mentah memiliki kandungan karbohidrat sebesar 8 – 10%. Bit juga tinggi kandungan nitrat anorganik, yang akan berubah menjadi oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan resiko beberapa penyakit serius.

7. Bluberi

Bluberi
Bluberi

Bluberi adalah tanaman berbunga abadi yang berasal dari Amerika Utara. Bluberi disebut sebagai makanan super karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Meskipun berukuran kecil, buah ini mengandung sekitar 14,5% karbohidrat per buahnya.

Iklan

Bluberi juga tinggi akan vitamin C, K dan mangan. Penelitian juga menunjukkan bahwa makanan yang mengandung karbohidrat ini dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.

8. Jeruk

Jeruk
Jeruk

Selain apel, salah satu buah yang populer di dunia adalah jeruk. Serupa dengan apel, buah ini merupakan sumber serat yang baik dan tinggi akan kandungan vitamin C. Ia juga mengandung asam sitrat, serta antioksidan tinggi yang baik untuk kesehatan tubuh ataupun kulit.

Selain terdiri dari air, jeruk juga mengandung 11,8% karbohidrat, itulah mengapa saat kamu makan jeruk kamu akan merasa kenyang lebih cepat. Makan jeruk dapat meningkatkan kesehatan jantung dan membantu mencegah batu ginjal.

9. Kacang merah

Iklan
Kacang Merah
Kacang Merah

Kacang merah banyak digunakan dalam berbagai masakan Korea, di Indonesia, kacang merah biasanya digunakan untuk sup atau es. Kacang merah adalah salah satu kacang-kacangan yang kaya akan karbohidrat.

Dalam kacang merah yang sudah matang terkandung 22,8% karbohidrat dalam bentuk pati dan serat. Mereka juga mengandung antioksidan dalam jumlah tinggi seperti anthocyanin dan isoflavon.

10. Garbanzo

Garbanzo
Garbanzo

Kacang garbanzo atau lebih dikenal dengan buncis, adalah bagian dari keluarga kacang-kacangan juga. Dalam garbanzo yang sudah dimasak terkandung 27,4% karbohidrat, di mana 8% adalah serat. Makanan yang mengandung karbohidrat ini juga merupakan sumber protein nabati yang baik. Garbanzo mengandung banyak vitamin dan mineral, termasuk zat besi dan fosfor.

Mengkonsumsi garbanzo terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung dan pencernaan. Mereka juga dapat membantu mencegah munculnya penyakit kanker.

Iklan

Bagikan

Terbaru

Iklan