10 Tanda Kamu Sudah Bertemu Pria yang Tepat Untuk Dijadikan Suami

Jarak bukan penghalang
Share ke teman kamu

Kamu seorang wanita dan merasa bimbang, apakah tengah berkencan dengan pria yang tepat alias ‘the one’? Well, memang pertanyaan ini sulit untuk dijawab, terutama jika kamu tengah terjebak dalam sebuah hubungan dan tidak tahu pasti apa yang kamu harapkan dari pasangan.

Apakah yang kamu inginkan darinya? Apakah ia ingin bersama denganmu selama-lamanya? Kebanyakan wanita pada umumnya tidak sanggup menjawab semua pertanyaan tersebut. Namun untungnya, ada beberapa trik yang bisa membantu kamu menentukan apakah pasanganmu saat ini merupakan sosok yang tepat untuk dijadikan pasangan hidup.

Berikut adalah beberapa kriteria yang mungkin harus kamu beri perhatian lebih. Faktor-faktor berikut ini bisa menjadi tanda apakah seorang wanita sudah bertemu dengan pria yang tepat untuk dijadikan suami.

1. Ia merupakan rekan setim yang baik

Ia merupakan rekan setim yang baik

Ia merupakan rekan setim yang baik

Cari tahu apakah pasanganmu saat ini merupakan rekan setim yang baik. Memperjuangkan sesuatu bersama-sama jauh lebih baik ketimbang cekcok satu sama lain.

Berusahalah untuk saling memberi inspirasi. Seorang pasangan harusnya bisa membuat pasangan yang lain berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Jika memang pria yang saat ini sedang dekat denganmu bisa membentuk tim yang bagus, percayalah ia akan terus ada ketika kamu membutuhkan.

2. Ia tidak berusaha mengubahmu

Ia tidak berusaha mengubahmu

Ia tidak berusaha mengubahmu

Pasangan idaman adalah seseorang yang benar-benar bisa menerimamu apa adanya. Ini bukan ungkapan klise, karena memang begitulah yang menjadi harapan semua wanita. Tentunya akan sangat menyenangkan jika menemukan seorang pria, yang bahkan hal-hal kecil darimu bisa membuatnya senang dan bahagia.

Pria yang bakal jadi calon ideal untuk pasangan hidupmu adalah seseorang yang bisa mengerti bahwa kalian berdua merupakan pribadi yang unik serta berbeda dan mempunyai latar belakang serta masa lalu yang berlainan.

3. Peduli dengan keluarga

Peduli dengan keluarga

Peduli dengan keluarga

Selalu ingat bahwa ketika kamu menikah, kamu tidak hanya menikah dengan seseorang namun dengan sebuah keluarga. Kamu atau pasanganmu harus berusaha mendekatkan diri dengan keluarga masing-masing.

Jika pria yang kini dekat denganmu bisa dengan mudah menelepon orang tuamu, amat menikmati kunjungan kalian ke rumah mereka, dan dengan nyaman menghabiskan waktu bersama mereka. Pria yang dimaksud ini jelas merupakan seorang pria yang tepat.

Ingat, perhatikan hubungan yang terbentuk antara keluargamu dan pasanganmu, sebelum membuat keputusan yang penting.

4. Jarak bukan penghalang

Jarak bukan penghalang

Jarak bukan penghalang

Hubungan cinta jarak jauh atau long distance relationship, disingkat dan dikenal dengan bahasa keren LDR, merupakan tantangan yang berat untuk semua pasangan. Frekuensi bertemu bisa menjadi penyebab utama retaknya hubungan sepasang kekasih.

Tetapi jika kalian berdua mampu saling menjaga komitmen, jarak bukanlah faktor yang dapat memisahkan. Jika sang pria tetap menjalin komunikasi serta selalu meminta masukan atas kehidupan yang ia jalani di sana, maka itu adalah salah satu tanda jika ia siap berkomitmen ke tahapan lebih serius.

5. Rencana masa depan

Rencana masa depan

Rencana masa depan

Kamu harus merasa percaya diri dan yakin, untuk membangun rencana kehidupan di masa yang akan datang bersama dirinya. Pikirkan bahwa ide serta konsep menghabiskan sisa hidupmu dan mengasuh anak bersama dirinya bukan sesuatu yang menakutkan.



Andai hal di atas tersebut sudah terpenuhi, maka kamu seharusnya tidak perlu ragu apakah kamu tengah dekat dengan pria yang tepat atau tidak. Terlebih jika kalian berdua lantas amat antusias membicarakan mengenai rencana tersebut.

6. Tidak ada rahasia

Tidak ada rahasia

Tidak ada rahasia

Salah satu faktor penting dalam hubungan adalah rasa percaya. Hal ini sangat penting dan bisa dibuktikan ketika kamu sudah amat yakin terhadap karakter pasanganmu dan tidak lagi menyimpan rahasia di antara kalian berdua.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, rasa percaya merupakan kualitas yang vital di dalam sebuah hubungan. Kamu tidak harus menyembunyikan sesuatu dari pacar. Kamu harus bisa membagi rahasiamu dengannya tanpa merasa malu. Dan kamu harus yakin ia tidak akan menilaimu terkait hal tersebut.

7. Bahagia ketika bersama

Bahagia ketika bersama

Bahagia ketika bersama

Menghabiskan waktu bersama dengan beberapa orang teman memang terasa menyenangkan. Namun tidak semua pasangan merasakan hal menyenangkan ketika menghabiskan waktu bersama.

Perasaanmu ketika bersama sang kekasih sifatnya amat krusial. Memang setiap hubungan pasti ada pasang surutnya. Nah sekarang coba diingat lagi, apakah kalian menikmati waktu yang dihabiskan bersama, atau malah sering bertengkar tentang hal yang sama.

Jika selalu meributkan hal yang sama, itu adalah pertanda jika ada yang salah dari hubungan kalian. Ingatlah jika pria ini nantinya akan menjadi teman hidupmu, kenali karakternya dan pastikan kamu tak punya masalah dengan kepribadiannya. Sebaliknya, jika kalian sering menikmati waktu bersama, ini adalah pertanda bagus untuk menuju jenjang yang lebih serius.

8. Saling memuaskan

Saling memuaskan

Saling memuaskan

Saling memuaskan berarti pasangan kita harus memiliki sifat-sifat yang membuat kalian saling melengkapi satu sama lain. Jika kamu adalah seseorang yang temperamental dan gampang tersulut emosinya, maka akan amat ideal jika mempunyai seorang pasangan yang lebih bisa mengendalikan diri dan sabar.

Hal ini bakal membuat hubungan kalian terasa saling menguntungkan dan lebih bermanfaat. Tak heran jika dua sosok yang memiliki kesamaan sifat seringkali dianggap tidak ideal untuk menjadi pasangan.

9. Komunikasi intens

Komunikasi intens

Komunikasi intens

Sebuah hubungan yang sehat tergantung pada faktor komunikasi. Kamu harus bisa terbuka, jujur, dan sering berbincang-bincang satu sama lain. Hal-hal semacam itu merupakan satu-satunya cara agar kalian semakin banyak mendapatkan informasi menarik tentang masing-masing.

Jika memang komunikasi sudah berada dalam taraf ideal, maka hal tersebut wajib dipertahankan. Cara terburuk untuk merusak sebuah hubungan adalah terjadinya kesalahpahaman atau membuat hal-hal sederhana menjadi sesuatu yang rumit.

10. Pendengar yang baik

Pendengar yang baik

Pendengar yang baik

Pria yang tepat dan ideal untukmu adalah mereka yang tidak hanya bisa bicara, namun juga memiliki keinginan yang kuat untuk mendengarkan dan tidak menganggap perasaanmu sebagai angin lalu. Seorang pria yang tidak ingin mendengar, adalah pria yang tidak bisa berkembang bersamamu.

Meski berusaha sekeras apapun, tidak akan ada kecocokan di antara kalian berdua dan memaksakan kondisi justru akan memicu konflik. Ketika seorang pria menunjukkan kesabaran dan keinginan untuk mendengarkan, hal tersebut akan menjadi aset yang berharga untuk membangun hubungan ke jenjang yang lebih tinggi.







Baca Juga

Share ke teman kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *