10 Tempat Wisata di Indonesia Ini Bisa Bikin Kamu Belajar Sejarah

House of Sampoerna
Share ke teman kamu

Apa destinasi traveling favoritmu? Jawabannya bisa jadi sangat beragam, mulai dari pantai sampai gunung. Sebagai orang Indonesia, kamu patut berbangga. Negeri ini memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa indah untuk dijelajahi.

Selain kekayaan alam, apa yang bisa dibanggakan dari Indonesia? Sejarahnya! Negeri ini memiliki sejarah panjang mulai dari masa kejayaan dinasti di masa lampau sampai perjuangan rakyat merebut kemerdekaan. Tak ada alasan untuk tidak mengenal negeri sendiri dari sejarahnya. Kamu masih bisa melihat rekam jejak nusantara ini melalui tempat-tempat bersejarah yang saat ini dijadikan sebagai tempat wisata.

Sebagai bekal petulanganmu, berikut rangkuman 10 peninggalan sejarah yang saat ini dijadikan tempat wisata di Indonesia:

1. Candi Borobudur

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Siapa tak mengenal Candi Borobudur? Kompleks candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, ini menjadi saksi kejayaan ajaran Buddha di Indonesia. Tempat wisata ini juga disebut UNESCO sebagai kompleks candi terbesar dan termegah di dunia. Jika dilihat dari atas, bangunan candi ini berbentuk simetris dengan luas 123 x 123 meter dan terdiri dari 10 tingkat.

Hal menarik lainnya dari candi ini adalah balok yang digunakan sebagai bahan utama konstruksi bangunan terbuat dari abu vulkanik Gunung Merapi yang dibekukan. Balok-balok ini kemudian disusun membentuk lebih dari 500 buah arca tanpa menggunakan semen sama sekali. Luar biasa, ya! Tak hanya itu, candi ini juga penuh dengan pahatan relief yang menceritakan perjalanan hidup Sang Buddha.

Tertarik untuk berkunjung ke Candi Borobudur? Tenang. Kamu bisa datang ke tempat wisata ini kapan saja, namun ada waktu terbaik untuk berkunjung. Sebaiknya kamu datang saat malam perayaan Waisak. Kenapa? Karena pada saat itu, biksu-biksu dari berbagai negara seperti Thailand, Tibet dan Kamboja datang untuk melakukan ritual khusus. Yang lebih menarik, di puncak acara perayaan, kamu bisa melihat ritual pelepasan ratusan lampion ke langit. Jangan lupa siapkan kameramu ya, karena ini akan menjadi objek foto yang cantik.

2. Candi Prambanan

Candi Prambanan

Candi Prambanan

Tak hanya Buddha yang sempat berjaya di Indonesia, ajaran Hindu juga punya rekam jejak sendiri di negeri ini, Candi Prambanan adalah bukti kuatnya. Selain lokasinya yang dekat dengan Candi Borobudur, Candi Prambanan juga ditetapkan sebagai salah satu situs warisan budaya di dunia oleh UNESCO.

Candi Prambanan adalah candi persembahan yang ditujukan untuk Dewa Siwa. Jadi tak mengherankan jika induk candi di sini adalah Candi Dewa Siwa yang tingginya mencapai 47 meter. candi induk ini diapit oleh Candi Dewa Brahma dan Candi Dewa Wishnu. Ketiga candi ini disebut dengan Candi Trimurti yang dikelilingi oleh ratusan candi lainnya.

Tempat wisata ini juga punya cerita rakyat yang melekat erat dengannya yaitu cerita Roro Jonggrang. Dikisahkan bahwa candi induk yang ada merupakan wujud Roro Jonggrang yang dikutuk oleh Bandung Bondowoso karena berusaha menggagalkan upaya Bondowoso membangun seribu candi untuknya.

3. Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg

Tak sulit menemukan lokasi Benteng Vredeburg karena tempat wisata ini berada di kawasan Jalan Malioboro, Yogyakarta. Di dalam benteng ini, kamu bisa melihat benda-benda peninggalan Belanda dan juga rekaman perjuangan rakyat Yogyakarta dalam merebut kemerdekaan.

Masuki setia ruangan yang telah disulap menjadi museum sejarah ini. Ruangan ini berisi berbagai informasi yang berbentuk gambar dan juga diorama. Ada juga ruangan pemutaran film bagi kamu yang lebih tertarik belajar sejarah melalui media audio visual.

Benteng Vredeburg pada awalnya hanya berupa menara yang terbuat dari kayu dan tanah liat yang dibangun atas perintah Sultan Hamengkubuwono I. Menara ini kemudian diambilalih oleh Belanda dan dibangun permanen dan diberi nama Fort Vredeburg.

4. Benteng Rotterdam

Benteng Rotterdam

Benteng Rotterdam

Benteng Rotterdam ini selalu menempati posisi teratas bersama Pantai Losari sebagai destinasi wisata andalan di Makassar. Jika dilihat dari atas, benteng yang pertama kali dibangun oleh Kerjaan Gowa-Tallo ini berbentuk seperti seekor penyu atau kura-kura. Binatang ini dipilih karena mampu hidup di dua alam yang menggambarkan bahwa Kerajaan Gowa-Tallo pada masa itu berjaya di darat dan lautan.

Sebelum beralihtangan ke Belanda, benteng ini bernama Benteng Ujungpandang. Berada di bawah kekuasaan Belanda, Benteng Rotterdam atau Fort Rotterdam ini dahulu digunakan sebagai gudang penyimpanan rempah-rempah hasil rampasan dari Indonesia bagian timur.

Saat ini, Benteng Rotterdam menjadi tempat wisata sejarah andalan kota Makassar. Di dalamnya terdapat museum La Galigo yang berisi koleksi benda-benda peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo. Menariknya lagi, di sini terdapat sebuah ruangan yang dipercaya sebagai tempat pengasingan Pangeran Diponegoro di masa perjuangan dahulu.

5. Kawasan Kesawan Medan

Kawasan Kesawan Medan

Kawasan Kesawan Medan

Kesawan adalah kawasan bersejarah di kota Medan. Di sini, kamu bisa melihat deretan bangunan sisa masa kejayaan Belanda yang identik dengan arsitektur khas Eropa kuno. Selain itu, Kesawan juga kental dengan budaya Tioghoa. Beberapa bangunan tua yang bisa kamu liat di antaranya Gedung Lonsum dan Tjong A Fie Mansion.

Selain menikmati suasana tempo dulu di siang hari, kamu juga harus mencobanya di malam hari. Pada malam hari, kawasan ini berubah menjadi pusat wisata kuliner ramai di Medan. Menyantap makan malam di antara gedung tua dan suasana tempo dulu pasti akan menjad pengalaman baru yang berbeda buatmu.

6. House of Sampoerna

House of Sampoerna

House of Sampoerna

House of Sampoerna sebelumnya adalah sebuah panti asuhan yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1862 di Surabaya. Kemudian pada tahun 1932, seorang pengusaha Tionghoa bernama Liem Seeng Tee membelinya dan menjadikan bangunan ini sebagai pabrik rokok pertamanya.

Saat ini, bangunan ini berubah menjadi tempat wisata untuk umum. Di dalamnya, kamu bisa mengunjungi museum, galeri seni dan juga coffee shop. Museum ini berisi segala informasi mengenai sejarah dan perkembangan bisnis rokok Sampoerna. Sedangkan di galeri seninya, kamu bisa melihat karya seni dari seniman-seniman terbaik di Indonesia.

7. Kamp pengungsian warga Vietnam

Kamp pengungsian warga Vietnam

Kamp pengungsian warga Vietnam

Pulau Galang di Batam menjadi tujuan ratusan ribu pengungsi dari Vietnam. Para pengungsi ini sengaja kabur dari negeri mereka sendri karena adanya perang ideologi yang memakan banyak sekali korban jiwa. Dalam perjalanannya berbulan-bulan melalui Laut China Selatan, pengungsi ini menggunakan perahu nelayan yang dipenuhi banyak penumpang.

Begitu sampai di Pulau Galang, mereka hidup seadanya dengan bergantung pada alam. Warga sekitar menyebutnya Manusia Perahu. Kemudian dengan bantuan PBB, pemerintah Indonesia membangun berbagai fasilitas pendukung seperti rumah, tempat ibadah dan rumah sakit. Seteah konflik mereda, pengungsi ini dipulangkan secara bertahap.

8. Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia

Museum Bank Indonesia

Berlokasi di Jalan Pintu Besar Utara Jakarta Barat, Museum Bank Indonesia menjadi museum terbaik yang banyak dikunjungi. Bangunan yang digunakan sebelumnya merupakan gedung peninggalan De Javasche Bank yang dibangun pada tahun 1828.

Saat ini, gedung telah digunakan sebagai museum dengan beragam koleksi mengenai sejarah perekonomian Indonesia. Kamu bisa belajar sejarah perekonomian ini dengan cara yang mengasyikkan karena museum telah menggunakan teknologi canggih. Salah satu peragaan yang menarik adalah ruangan interaktif hologram. Kamu bisa menangkap hologram koin yag melayang dan kemudian muncul informasi mengenai koin tersebut. Kamu juga bisa melihat beragam diorama dan juga koleksi uang dari berbagai belahan dunia.

9. Museum Fatahillah

Museum Fatahillah

Museum Fatahillah

Tak jauh dari Museum Bank Indonesia, terdapat Museum Fatahillah. Museum ini menempati gedung balai kota lama yang dulu dibangun oleh Belanda. Tempat wisata ini juga disebut sebagai Museum Sejarah Jakarta. Museum yang terdiri dari 3 lantai ini memiliki jendela besar yang terbuat dari kayu jati.

Di dalam museum, kamu bisa melihat beragam koleksi sejarah seperti prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara, mimbar Masjid Kampung Baru dan juga keramik antik dari China sampai Eropa. Selain itu, Museum Fatahillah juga memiliki koleksi lebih dari 1000 judul buku yang ditulis dalam bahasa Melayu, Belanda, Inggris dan Arab.

10. Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa

Dikenal juga sebagai Pasar Ikan, Pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal bakal kota Jakarta saat ini. Dahulu, tempat wisata sejarah ini adalah pelabuhan penting karena lokasinya yang strategis dan berada di jalur perdagangan Asia.

Saat ini, jika berkunjung ke Pelabuhan Sunda Kelapa, kamu bisa menikmati pemandangan cantik. Saat sore menjelang senja, kapal-kapal berjajar dengan latar langit memerah akan membuatmu tak berhenti membidikkan kamera. Jangan lupa menikmati sajian seafood segar yang banyak dijual di sekitar kawasan palabuhan.





Baca Juga

Share ke teman kamu

2 thoughts on “10 Tempat Wisata di Indonesia Ini Bisa Bikin Kamu Belajar Sejarah

  1. Menarik sekali ya bisa wisata sambil mengenal sejarah. Mungkin akan lebih informatif lagi jika artikel ini dilengkapi dengan cerita sejarah dari masing-masing tempat wisata tersebut. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *