10 Trik Agar Bahan Makanan Tahan Lama

Selai kacang
Share ke teman kamu

Jangan hanya bingung bagaimana cara menyimpan uang biar awet, karena selain uang masih ada salah satu item yang harus kamu jaga agar tahan lama. Jadi, kamu nggak perlu sering-sering belanja. Salah satu item tersebut adalah “makanan”. Yup, makanan adalah bahan pokok yang kita butuhkan sehari-hari supaya kita bisa melaksanakan aktivitas dengan prima.

Memahamai cara yang tepat untuk menyimpan makanan dapat mengurangi intensitas kamu berbelanja di supermarket. Ujung-ujungnya bisa hemat budget juga kan?

Nah, di bawah ini kami akan berbagi beberapa trik untuk menyimpan bahan makanan agar lebih tahan lama. Cara menyimpan makanan dengan benar itu juga akan membantu makanan tersebut tidak cepat busuk. Bete’ kan waktu mau masak eh tau-tau stok bahan makanan ternyata busuk?

1. Minyak zaitun

Minyak zaitun

Minyak zaitun

Kecuali kebutuhan akan minyak zaitun atau olive oil kamu sangat banyak, mending pilih oilve oil dengan kemasan botol kecil saja. Minyak jenis ini ternyata bisa tengik dalam waktu 3 bulan, walau di kemasannya tertulis bisa bertahan lebih lama. Coba cium lagi apakah minyak masih segar atau tidak. Jika ada bau seperti crayon, nah itu tanda bahwa minyak zaitun tersebut sebaiknya tidak kamu gunakan lagi.

2. Selai kacang

Selai kacang

Selai kacang

Jika disimpan di dalam botol jar, pastikan kamu rajin untuk mengaduknya. Karena selai kacang apalagi yang buatan sendiri biasa menghasilkan minyak. Nah, jangan lupa juga untuk menutup dengan rapat agar minyak tidak tumpah dan mengotori dapur atau counter dapur kamu.

3. Keju

Keju

Keju

Siapa yang tidak suka sensasi asin nan lezat dari keju? Untuk menyimpannya, kamu butuh bahan yang berpori seperti perkamen. Hindari menggunakan kertas timah atau plastic wrap karena akan membuat keju susah bernafas. Jika tidak cukup oksigen ketika disimpan, keju bisa kering dan tidak bisa dipakai lagi. Sayang banget kan, padahal udah mahal-mahal dibeli.

4. Mentega

Mentega

Mentega

Jika tidak digunakan untuk waktu dekat, maka sebaiknya bekukan saja. Ini akan mencegah mentega mencair atau membusuk. Jika disimpan di dalam kulkas, mentega yang sudah dibuka kemasannya sebaiknya digunakan sebelum 4 bulan.

Jika di dalam freezer, bisa bertahan hingga 2 tahun. Untuk menyimpannya mudah saja, jangan lepas pelapisnya dan tumpuk lagi dengan pelapis dari plastik. Nah, jika saat memotong mentega kamu menemukan bahwa warna di dalam lebih cerah dibandingkan yang di luar, maka mentega sudah tidak fresh lagi.

5. Brown sugar

Brown sugar

Brown sugar

Ternyata brown sugar tidak suka disimpan sendirian karena kalau brown sugar disimpan sendirian, mereka akan mengeras. Simpanlah brown sugar dengan makanan seperti marshmallow, potongan apel atau roti. Dengan begitu, brown sugar akan tetap lembut, tidak mengeras dan tidak lembab.

6. Mayonais

Mayonais

Mayonais

Jangan menyimpan mayonais di bagian kulkas dalam karena mayo bisa terlalu dingin yang nantinya malah akan membuat minyaknya terpisah dan timbul ke permukaan. Lebih baik letakkan di bagian pintu kulkas saja. Jangan menyimpan mayo lebih dari 2 atau 3 bulan setelah tanggal pembelian.

7. Tepung

Tepung

Tepung

Jika kamu jarang menggunakannya, lebih baik simpan tepung gandum di dalam kontainer kedap udara, dengan begitu maka tepung akan bertahan hingga 6 bulan. Jika tidak, tetap simpan di suhu ruangan dan cek baunya karena tepung gandum bisa tengik jika disimpan terlalu lama di ruang terbuka. Untuk tepung jenis biasa, kamu bisa menyimpannya di wadah kedap udara pada suhu ruangan dan bisa bertahan hingga 1 tahun.

8. Kecap

Kecap

Kecap

Perhatikan warnanya. Beberapa jenis kecap terlihat coklat kemerahan ketika masih fresh. Jika warnanya semakin gelap biasanya sudah teroksidasi. Kecap sebenarnya tidak perlu disimpan di tempat yang dingin, tapi bisa juga untuk menjaga rasanya agar tidak berubah. Jika dimasukkan ke dalam kulkas, kecap bisa bertahan hingga 2 tahun.

9. Bubuk pedas

Bubuk pedas

Bubuk pedas

Bubuk pedas seperti bubuk paprika, bubuk cayenne atau bubuk cabai lebih baik disimpan di lemari es. Dengan begitu, bubuk pedas ini akan tetap segar dan warnanya juga akan tetap cerah. Apalagi warnanya bisa pudar jika terlalu sering terkena panas dan juga cahaya.

10. Madu

Madu

Madu

Jangan menyimpan madu di dalam lemari es. Namun jika kamu sudah terlanjur melakukan hal ini, agar madu tidak harus dibuang sebaiknya panaskan madu yang mengkristal dengan cara memanaskan madu yang ada di tabung kaca di atas wajan berisi air mendidih.

Aduk sampai kristal mencair. Menurut Reader’s Digest, madu bisa bertahan selamanya bahkan ketika sudah dibuka karena enzim dalam madu yang mampu memerangi bakteri.





Baca Juga

Share ke teman kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *