Aneka Top 10

Ikuti

Iklan

Pengen Sukses di Usia Muda? 10 Kebiasaan Mark Zuckerberg Ini Layak Dicontoh

Bagikan

Siapa yang tak tahu Mark Zuckerberg, CEO dan co-founder dari facebook berusia muda ini merupakan salah satu pengusaha muda terkaya di dunia. Dalam kurun waktu 10 tahun, ia berhasil membangun jejaring sosial terbesar di dunia. Setelah memutuskan untuk drop out dari salah satu universitas ternama di dunia, di usia 20an ia sudah melakukan dua hal besar. Pertama, membangun perusahaan berskala global, kedua mengatasi problem pemberontakan karyawan pada perusahaannya.

Mark membuat dirinya menjadi murid dari beberapa bos bisnis terbaik, tetapi tetap tidak membiarkan orang lain menggoyangkan visinya. Banyak yang menganggap Mark merupakan orang yang beruntung di dunianya. Tapi, bukankah kamu yang bisa menciptakan keberuntungan untuk diri kamu sendiri?

Di balik penampilannya yang sederhana, ternyata Mark memiliki sikap-sikap yang membuatnya menjadi pemimpin tangguh dan kuat dalam bisnis. Mau tau apa aja yang kamu perlukan untuk sukses di usia muda? Inilah 10 sikap yang membuat Mark menjadi seorang CEO jempolan.

1. Punya visi

Punya visi
Punya visi
Iklan

Mark memiliki visi supaya dunia bisa lebih terbuka dan saling terhubung. Melalui pertumbuhan Facebook, ia telah mencapai visinya, sebuah produk yang bisa menghubungkan seluruh orang di dunia dan membangun dunia dengan rasa empati.

Sejak awal, Mark adalah orang yang tidak suka hidup dengan menghambur-hamburkan uang. Ia memiliki visi yang lebih besar, meskipun sudah berhasil mendirikan Facebook tetapi ia masih mendorong dirinya dan timnya untuk mencurahkan semua kreativitas yang dimiliki pada pekerjaan.

2. Tidak takut gagal

Tidak takut gagal
Tidak takut gagal

Feedback negatif dari para user Facebook bukanlah sebuah kegagalan bagi Mark. Justru dari sana lah ia berani mencoba hal-hal baru dan mengambil risiko untuk melakukan sebuah kegagalan dan meraih sukses di usia muda. Karena inovasi adalah salah satu filososfi dari Facebook, Mark selalu berusaha untuk melakukan inovasi, meskipun inovasi itu sendiri tidak selalu disambut baik oleh pengguna Facebook.

3. Keluar dari zona nyaman

Iklan
Keluar dari zona nyaman
Keluar dari zona nyaman

Untuk menjadi pemimpin yang baik dan sukses di usia muda, kamu harus mau pergi ke berbagai tempat, bahkan kamu juga harus rela untuk melangkah lebih jauh dari orang lain dan melakukan hal-hal yang tak dilakukan oleh orang lain. Mark rela kehilangan waktu istirahatnya dan melakukan hal-hal yang bahkan tak dia sukai. Seperti misalnya bepergian ke seluruh benua untuk berbicara pada publik mengenai visinya dan apa saja yang harus ia lakukan untuk membangun perusahaannya.

4. Bersedia menerima kritik

Bersedia menerima kritik
Bersedia menerima kritik

Kebanyakan orang akan mudah patah semangat ketika berhadapan dengan kritik, berbeda dengan Mark. Mark adalah orang yang selalu siap menerima saran dan kritik. Keduanya dianggap hal baik yang bersifat membangun bagi dirinya.

Sikapnya pada film layar lebar The Social Network juga menarik. Menurutnya, film The Social Network yang menceritakan tentang perjuangannya dalam membangun Facebook adalah film kurang menarik yang dibuat untuk dirinya, tetapi Mark tetap mau menonton film ini bersama para pegawainya.

Iklan

5. Cepat beradaptasi

Cepat beradaptasi
Cepat beradaptasi

Ketika dihadapkan dengan kritik atas tuduhan privasi, Mark menyerah pada opini publik dan kemudian memberikan para user kontrol lebih pada privasi mereka. Dia belajar dengan cepat bagaimana pengalaman para user ketika menggunakan Facebook dan mengadaptasikan keputusannya secara lebih eksklusif pada mereka. Dibandingkan meratapi kondisi yang tidak sesuai prediksi, lebih baik segera mencari solusi langkah apa yang harus kita tempuh.

6. Dia tidak perlu mengontrol segala sesuatu

Dia tidak perlu mengontrol segala sesuatu
Dia tidak perlu mengontrol segala sesuatu

Sebagai seorang CEO yang sukses di usia muda, dia tidak harus selalu mengontrol segala sesuatu. Dia tahu kapan harus mengambil kebijakan pada suatu keputusan dan kapan harus melepaskan kontrol kepada karyawannya. Salah satu inovasi yang terjadi di Facebook tanpa persetujuan kebijakan dari Mark adalah aplikasi translate yang ada pada Facebook.

Iklan

7. Membangun hubungan yang tepat

Membangun hubungan yang tepat
Membangun hubungan yang tepat

Dari seseorang yang hanya memiliki sedikit teman seperti yang digambarkan dalam film The Social Network, hingga saat ini ia berubah menjadi seseorang yang dekat dengan para ahli di bidangnya seperti Peter Thiel (LinkedIn) dan Sean Parker (Napster). Mark selalu berusaha membangun hubungan bisnis dengan orang-orang yang tepat.

Tak ada pemimpin perusahaan yang mampu menjalankan perusahaannya dengan baik sendirian. Sama halnya dengan Mark, demi kesuksesan Facebook, ia berusaha menjalin hubungan dengan orang yang tepat.

8. Memberi kebebasan pada karyawan

Memberi kebebasan pada karyawan
Memberi kebebasan pada karyawan
Iklan

Perusahaan yang paling inovatif memberikan kebabasan pada karyawannya untuk mengembangkan minat mereka dan berani mengambil risiko. Facebook memiliki proses wawancara dengan hanya menerima karyawan yang benar-benar sesuai dengan budaya perusahaan mereka.

Mark mengizinkan para karyawannya untuk memilih proyek-proyek yang sesuai dengan minat mereka, dibandingkan dengan proyek yang ditugaskan pada mereka. Mark menciptakan sebuah budaya yang memberdayakan keberanian, keyakinan, kebebasan dalam berbicara dan bertindak.

9. Jangan mudah terintimidasi

Jangan mudah terintimidasi
Jangan mudah terintimidasi

Sebaik apapun produk yang kamu miliki, kamu akan selalu butuh pendanaan. Ini menuntut kreativitas kamu bagaimana caranya mengumpulkan modal. Kalau ide kamu bagus, orang yang akan datang mencarimu dan berinvestasi. Sama halnya dengan Mark, dia sudah mengalami banyak sekali moment di mana para inverstor mengintimidasi dia hanya dengan selembar cek yang dapat dengan mudah mengubah perusahannya. Hanya karena mereka lebih tua dan lebih berpenglaman, bukan berarti kamu harus menyerah sekarang.

10. Leadership yang baik

Leadership yang baik
Leadership yang baik

Peran terbaik kamu adalah untuk membuat orang-orang di sekitarmu percaya pada tujuan bersama. Setengah tugas kamu telah terselesaikan kalau kamu berhasil mengajak mereka untuk bekerja sekeras kamu demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jika kamu bisa membuat karyawan kamu tertarik dengan ide-ide yang kamu miliki dan mereka berinisiatif untuk bekerja sendiri, maka kamu berhasil menjadi seorang CEO perusahaan seperti Mark yang berhasil meraih sukses di usia muda.

Iklan

Bagikan

Terkait

Iklan

Terbaru

Iklan