4 Kesalahan Penggunaan Rice Cooker yang Kerap Tak Disadari

Pernah mengalami masalah, seperti nasi bau, cepat basi, berwarna kuning, cepat kering, lembek, atau lambat matang saat menggunakan rice cooker?

Sering kali hal ini terjadi bukan karena rice cookernya sudah rusak tapi karena kesalahan Anda sendiri. Lah kok bisa? Yup, ini 4 contoh kesalahannya:

Memasukan air pakai ‘feeling’

Beberapa orang pakai “feeling” dalam menentukan jumlah air yang digunakan untuk masak nasi sehingga perbandingan antara volume beras dan volume air jadi tidak jelas. Tidak heran nasi yang dihasilkan jadi tidak konsisten, kadang benyek dan kadang keras (belum matang sempurna).

Kalau orang tua jaman dulu banyak yang mengajarkan menggunakan ‘ilmu telunjuk’ seperti gambar di atas dimana tinggi takaran air yang merendam beras tidak boleh lebih dari satu ruas jari.

Namun akan lebih gampang dan akurat jika menggunakan gelas ukur.

 

Menyolok steker rice cooker terus-menerus

Entah lupa atau sengaja, banyak orang yang tidak mencabut colokan rice cooker setelah nasi matang. Dalihnya kadang agar nasi tetap hangat dan siap dikonsumsi kapan saja.

Hal ini tidak tepat karena buat tagihan listrik jadi mahal dan nasi yang dihangatkan terus menerus akan jadi kering.

Sebaiknya lepas steker listrik setelah nasi matang dan bila ingin makan di waktu lainnya, cukup hangatkan nasi yang ada 10 -15 menit sebelumnya.

 

Membiarkan tampungan uap air kotor

Tampungan uap air yang tidak pernah dibersihkan akan membuat bagian ini menjadi kotor. Endapan kotoran tersebut akan menimbulkan bau dan meresap ke dalam rice cooker.

Hal ini terkadang dapat membuat nasi beraroma tidak sedap, berwarna kuning, dan tidak enak untuk dimakan.

Membersihkan tampungan uap air ini secara berkala dengan cara mengelapnya dengan lap bersih wajib dilakukan.

Menggunakan centong logam saat mengaduk dan mengambil nasi

Saat membeli rice cooker, pembeli juga akan mendapatkan centong plastik untuk mengaduk dan mengambil nasi. Tujuannya adalah agar lapisan anti-lengket pada panci di rice cooker tidak lecet.

Apa resikonya jika lapisan anti-lengket itu lecet? Pertama, sisa nasi akan sulit dibersihkan karena lapisan ini tidak lagi bekerja dengan baik.

Kedua, lapisan yang terkelupas dapat tercampur pada nasi dan menurut sejumlah penelitian, jika nasi tersebut dimakan dapat memperbesar resiko terkena kanker.

Terakhir, hal ini dapat menurunkan daya tahan (masa pakai) produk ini sendiri.

Dengan demikian, hindari menggunakan centong yang terbuat dari logam atau stainless steel guna menjaga daya tahan lapisan anti-lengket pada panci dan membuat alat dapur ini awet.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum di atas, nasi yang Anda masak atau hangatkan akan lebih nikmat untuk dikonsumsi. Untuk menemukan pilihan rice cooker sesuai kebutuhan Anda, bisa kunjungi AturRumah.com.

Di AturRumah.com Ada begitu banyak pilihan rice cooker, mulai dari analog dan digital, juga range harga dari ratusan ribu hingga juta-jutaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *